“Dengan tubuhmu… berapa banyak yang bisa kau bayar?”
Stephen, seorang mahasiswa biasa, memutuskan untuk melunasi utangnya kepada Aiden — teman sekamar sekaligus rentenir — dengan cara yang sama sekali tidak biasa.
Telah lama ia mendengar rumor menyeramkan tentang cara Aiden menagih utang. Stephen pun bekerja siang dan malam menjalani berbagai pekerjaan paruh waktu. Namun, jumlah itu tetap tak cukup untuk melunasi seluruh utang dalam batas waktu yang singkat.
Akhirnya, ia membuat kesepakatan — menggunakan tubuhnya sendiri sebagai jaminan.
Kapan pun, di mana pun, tanpa hak menolak, tanpa batas waktu — ia rela menjadi mainan Aiden.

Comment
What do you think?