Jiyu, siswi Astor School, dan Hunter, siswa Alton School, tinggal di gedung apartemen yang sama, tetapi berasal dari dunia yang sangat berbeda. Saat Hunter mulai menorehkan prestasi sebagai petenis muda, ia percaya Jiyu adalah pembawa keberuntungannya. Namun, sebuah tragedi membuat Jiyu kehilangan segalanya dan tinggal bersama keluarga Hunter, di mana ia diperlakukan tak lebih dari seorang pelayan. Demi bertahan hidup, Jiyu memanfaatkan Hunter, sementara Hunter terus memanfaatkan Jiyu karena takhayulnya. Dalam tenis, *love* berarti nol, tetapi di antara cinta, kebencian, dan ambisi yang saling bertabrakan, siapakah yang akan menjadi pemenang dalam *love game* mereka?

Comment
What do you think?